Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan empati siswa kelas 7.4 SMP Negeri 60 Palembang melalui penerapan teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat empati siswa yang berdampak pada suasana kelas yang kurang harmonis dan meningkatnya potensi konflik sosial di sekolah. Penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua kali pertemuan. Data diperoleh melalui observasi dan angket empati siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik role playing secara signifikan meningkatkan empati siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata empati dari 37% pada siklus 1 menjadi 63% pada siklus 2. Teknik role playing memungkinkan siswa untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain secara langsung, sekaligus melatih keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, dan penyelesaian masalah. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok berbasis role playing direkomendasikan sebagai strategi efektif untuk menumbuhkan empati dan membangun karakter siswa yang peduli, toleran, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Copyrights © 2025