Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan kelompok berbasis nilai budaya Rambu Solo’ guna meningkatkan kerjasama antar siswa di SMA Negeri 6 Tana Toraja. Metode yang digunakan meliputi studi lapangan melalui wawancara dengan guru BK, guru agama, siswa, dan tokoh adat, serta studi literatur untuk mengidentifikasi nilai-nilai budaya yang relevan. Hasil studi menunjukkan rendahnya kerjasama siswa dalam proses pembelajaran, dan perlunya pendekatan berbasis budaya lokal. Nilai-nilai dalam upacara adat Rambu Solo’, seperti siangkaran (kerjasama), dianggap potensial untuk ditanamkan melalui layanan bimbingan kelompok. Modul dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa serta guru di sekolah. Validitas model diperoleh dari dua ahli, dengan persentase kevalidan masing-masing 75% dan 78,6%, yang menunjukkan bahwa model ini valid. Uji kepraktisan oleh guru BK juga menunjukkan hasil sebesar 79,1%, yang berarti model ini praktis untuk diterapkan. Dengan demikian, model bimbingan kelompok berbasis nilai budaya Rambu Solo’ dinyatakan layak untuk digunakan dalam meningkatkan kerjasama antar siswa di sekolah.
Copyrights © 2025