Kurios
Vol. 11 No. 1: April 2025

Sengsara Yesus: Analisis melalui lensa Injil dan Thucydidean tentang konflik dan pengorbanan

Warella, Sipora Blandina (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2025

Abstract

The Passion of Jesus reveals how power uses sacrifice to maintain stability. The suffering of Jesus is not only a theological aspect but also a consequence of the calculation of power that oppresses those who are considered a threat. Similar patterns occur in various incidents of political violence in Indonesia, such as the 1965 Tragedy and sectarian conflicts in Ambon and Poso, where certain groups are sacrificed for political interests. The church, which should be a prophetic voice, in some cases, is in league with the oppressive system. This study aims to analyze the passion of Jesus through the perspective of the Gospel and the thoughts of Thucydides to understand how sacrifice is politicized by power. This study employs critical discourse analysis and historical hermeneutics to examine the relationship between power, suffering, and political strategies in shaping the narrative of sacrifice. The study results indicate that Jesus' passion symbolizes the atonement of sin and critiques the oppressive power structure. The church is called to refuse to be a tool of power and is committed to fighting for justice for those who are oppressed.   Abstrak Sengsara Yesus mengungkap bagaimana kekuasaan menggunakan pengorbanan sebagai alat untuk mempertahankan stabilitas. Penderitaan Yesus bukan hanya aspek teologis, tetapi juga konsekuensi dari kalkulasi kekuasaan yang menindas mereka yang dianggap sebagai ancaman. Pola serupa terjadi dalam berbagai peristiwa kekerasan politik di Indonesia, seperti Tragedi 1965 dan konflik sektarian di Ambon dan Poso, di mana kelompok tertentu dikorbankan demi kepentingan politik. Gereja, yang seharusnya menjadi suara kenabian, dalam beberapa kasus justru bersekutu dengan sistem yang menindas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sengsara Yesus melalui perspektif Injil dan pemikiran Thucydides guna memahami bagaimana pengorbanan dipolitisasi oleh kekuasaan. Menggunakan metode analisis wacana kritis dan hermeneutika historis, penelitian ini mengkaji keterkaitan antara kekuasaan, penderitaan, dan strategi politik dalam membentuk narasi pengorbanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengsara Yesus tidak hanya berbicara tentang penebusan dosa, tetapi juga merupakan kritik terhadap struktur kekuasaan yang menindas. Gereja dipanggil untuk menolak menjadi alat kekuasaan dan berkomitmen memperjuangkan keadilan bagi mereka yang tertindas.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kurios

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences Other

Description

KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2614-3135 (online), ISSN: 2406-8306 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa ...