Studi Mikrogravitasdilakukan di Bukit Tambun, Tambun, Ipoh untuk mengidentifikasi struktur geologi bawah permukaan, terutama keberadaan rongga dan batas batuan. Sebanyak 121 titik pengukuran gravitasi dikumpulkan dan diolah untuk menghasilkan peta anomali Bouguer. Data kemudian dianalisis menggunakan beberapa teknik geofisika, termasuk Low Pass Filter (LPF), High Pass Filter (HPF), Total Horizontal Derivative (THD), dan 3D Euler Deconvolution. Peta anomali Bouguer menunjukkan anomali rendah di bagian tenggara dan barat yang mengindikasikan zona sedimen tebal, sedangkan anomali tinggi di utara menunjukkan keberadaan batuan dasar, terutama batu kapur dan granit. Analisis THD memperlihatkan pola sesar dominan berarah tenggarabarat laut. 3D Euler Deconvolution mengidentifikasi tiga zona rongga potensial pada kedalaman 12 hingga 43 meter serta struktur sesar pada kedalaman 4 hingga 39 meter. Pemodelan bawah permukaan melalui profil 2D menunjukkan keberadaan tiga lapisan utama: aluvium, batu kapur, dan granit, dengan batas yang hampir vertikal. Zona anomali rendah berbentuk bulat hingga semi-sferis dalam model ditafsirkan sebagai rongga atau zona depresi yang terisi sedimen, yang kemungkinan menunjukkan perkembangan sinkhole. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman potensi bahaya geologi dan kerangka struktur geologi wilayah studi.
Copyrights © 2025