Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada produksi serta risiko produksi pada usahatani bawang merah di Kecamatan Kambera. Kecamatan Kambera dipilih sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan karena Kecamatan Kambera adalah salah satu pusat produksi bawang merah di Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan dalam waktu 2 bulan yaitu bulan September-Oktober 2024. Teknik analisis data dalam penelitian ini, untuk melihat faktor-faktor yang memiliki pengaruh pada produksi digunakan analisis linear berganda menggunakan model Cobb-douglas. Sedangkan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh pada risiko produksi bawang merah di Kecamatan Kambera digunakan analisis fungsi risiko model just and Pope. Hasil penelitian menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh pada produksi usahatani ialah luas lahan, benih, Pupuk Urea, Pupuk NPK, Pestisida dan Herbisida memiliki pengaruh pada jumlah produksi bawang merah sedangkan Pupuk Organik dan Tenaga kerja tidak terdapat pengaruh pada produksi bawang merah. Hasil analisis fungsi risiko produksi bawang merah di Kecamatan Kambera menunjukan, jika Luas lahan, Pupuk Urea, Pupuk NPK, Herbisida dan Tenaga kerja memiliki pengaruh pada risiko produksi bawang merah di Kecamatan Kambera sedangkan Benih, Pupuk Organik dan pestisida tidak memilki pengaruh pada risiko produksi di Kecamatan Kambera
Copyrights © 2025