Penelitian ini mengkaji efek terapi minyak zaitun terhadap peradangan kulit melalui tinjauan literatur. Minyak zaitun, yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, mengandung komponen bioaktif seperti asam oleat, polifenol (hidroksitirosol dan oleuropein), serta vitamin E, yang memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber relevan, termasuk artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan sumber online terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam oleat dalam minyak zaitun dapat mengurangi produksi molekul pro-inflamasi, polifenol mampu menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif, sementara vitamin E melindungi sel-sel kulit dari kerusakan oksidatif dan mempercepat regenerasi jaringan kulit. Beberapa penelitian klinis dan pra-klinis mendukung efek anti-inflamasi minyak zaitun, menunjukkan pengurangan gejala peradangan seperti kemerahan, gatal, dan pembengkakan pada pasien dengan dermatitis atopik. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk penelitian lebih lanjut dan aplikasi klinis minyak zaitun sebagai terapi topikal yang aman dan efektif dalam mengatasi peradangan kulit. Dengan demikian, minyak zaitun adalah alternatif bahan alami yang menjanjikan untuk perawatan peradangan kulit
Copyrights © 2025