Pandemi COVID-19 membawa perubahan besar dalam pola kerja, terutama dengan meningkatnya penggunaan sistem kerja hybrid yang menyelaraskan kerja jarak jauh dan di kantor. Perubahan ini memengaruhi kehidupan kerja dan pribadi karyawan serta kesejahteraan psikologis mereka menjadi tidak seimbang. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengkaji pengaruh work-life balance terhadap psychological well-being yang terjadi pada karyawan khususnya di Jakarta pasca pandemi Covid-19. Dengan mempertimbangkan metode penelitian yang digunakan yaitu penggunaan metode kuantitatif dengan pendekatan survei dan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan dengan kuesioner berbasis skala likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being dengan kontribusi sebesar 69,9%. Karyawan yang dapat menyepadankan kehidupan kerja dan juga kehidupan pribadinya mengarahkan pada kepuasan dan kesejahteraan psikologis dengan tingkat yang lebih tinggi. Temuan ini memberikan wawasan teruntuk organisasi dalam mendesain kebijakan kerja yang lebih mengangkat kesejahteraan karyawan, terutama dalam sistem kerja hybrid pasca pandemi COVID-19.
Copyrights © 2025