Pengembangan media pembelajaran berupa gerak dan lagu untuk pencegahan bullying di taman kanak-kanak bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang perilaku bullying melalui aktivitas yang menyenangkan. Media ini dirancang untuk membantu anak memahami pentingnya empati dan persahabatan, sekaligus memberikan mereka alat untuk mengekspresikan diri. Dengan pendekatan yang interaktif, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah menyerap pesan dan menerapkannya dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang memiliki lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pada indikator bullying verbal, dengan sub indikator anak anak tidak menggunakan kata-kata kasar, anak tidak mengejek teman sebaya, anak tidak memberikan nama-nama buruk terhada teman sebaya, anak tidak mengucilkan teman sebayanya mencapai 93,75% .selanjutnya untuk indikator bullying fisik, dengan sub indikator anak tidak memukul teman sebayanya, anak tidak menendang teman sebayanya, anak tidak menarik rambut teman sebayanya, anak tidak mengintimidasi teman sebayanya tingkat ketercapaian sebesar 81,25% sehingga guru setuju dengan produk yang dikembangkan dalam media gerak dan lagu untuk mencegah bullying dan dapat diuji coba ke peserta didik.
Copyrights © 2025