Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21. Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas E-LAPD (Elektronik Lembar Aktivitas Peserta Didik) dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi laju reaksi. E-LAPD dirancang berdasarkan tiga gaya belajar: visual, audio-visual, dan kinestetik. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan subjek 35 peserta didik kelas XI SMA. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk gaya belajar visual dan uji paired sample t-test untuk audio-visual dan kinestetik. Hasil menunjukkan p-value (1-tailed) < 0,05 pada seluruh gaya belajar, yang mengindikasikan peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis. Efektivitas E-LAPD juga didukung oleh angket respons peserta didik dengan rata-rata 97% dan observasi aktivitas belajar yang menunjukkan 97% aktivitas relevan. Dengan demikian, E-LAPD terbukti efektif dalam pembelajaran berdiferensiasi untuk melatih keterampilan berpikir kritis.
Copyrights © 2025