Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong berbagai sektor pemerintahan untuk menerapkan konsep e-government guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan. Salah satu bentuk penerapan e-government adalah pemanfaatan aplikasi Ibuk-E sebagai sarana penyediaan informasi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan aplikasi Ibuk-E dalam meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperbaiki kualitas pelayanan publik di tingkat desa. E-government yang diterapkan menggunakan 3 elemen sukses meliputi: elemen support (dukungan), elemen capacity (kemampuan) dan elemen value (manfaat) serta mendeskripsikan kendala yang menjadi penghambat penerapan e-government. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada desa prayungan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis berfokus pada bagaimana aplikasi Ibuk-E dapat memberikan manfaat dalam mengakses informasi, transparansi, serta partisipasi masyarakat dalam layanan publik. Disamping itu, aplikasi Ibuk-E juga memiliki beberapa kendala dalam implementasinya yaitu kurangnya pembiasaan tenaga pemerintahan dan warga dalam memanfaatkan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Ibuk-E memberikan kemudahan dalam memberikan pelayanan, tetapi tidak semua warga menggunakannya bahkan tidak mengetahui adanya aplikasi tersebut.
Copyrights © 2025