Konflik internal di organisasi non-profit mempengaruhi efisiensi dan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik internal di Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dari perspektif postmodern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis literatur dan analisis dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal di Kemendikbudristek disebabkan oleh struktur kekuasaan yang kompleks, komunikasi yang tidak efektif, dan perbedaan nilai-nilai. Konflik ini mempengaruhi efisiensi organisasi, seperti penurunan produktivitas dan kualitas layanan. Selain itu, konflik internal juga mempengaruhi etika organisasi, seperti penyalahgunaan kekuasaan dan diskriminasi.Perspektif postmodern menawarkan pendekatan alternatif untuk memahami konflik internal di organisasi non-profit. Pendekatan ini menekankan pentingnya memahami konteks sosial, politik, dan budaya yang mempengaruhi konflik internal. Hasil penelitian ini dapat membantu organisasi non-profit meningkatkan efisiensi dan etika dengan memahami dan mengelola konflik internal secara efektif.
Copyrights © 2025