Risiko dalam proyek merupakan hasil dari kombinasi antara bahaya, tingkat paparan, dan dampak yang ditimbulkan. Umumnya, risiko dikaitkan dengan hal-hal negatif seperti kerugian atau keterlambatan. Proyek pembangunan perumahan, termasuk Cluster Verdi Summarecon, memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, sehingga rentan terhadap berbagai jenis risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi faktor-faktor risiko yang berpotensi menyebabkan keterlambatan, menentukan pekerjaan yang paling berisiko tertunda, serta mengetahui jenis risiko yang paling sering terjadi selama pelaksanaan proyek. Metode yang digunakan mencakup pemetaan struktur pekerjaan (Work Breakdown Structure), observasi lapangan, dan wawancara. Penilaian risiko dilakukan dengan pendekatan risk = likelihood × consequence dan divisualisasikan dalam matriks risiko. Hasilnya menunjukkan bahwa pekerjaan atap memiliki tingkat risiko keterlambatan tertinggi dengan nilai rata-rata 6,75. Dari total risiko yang teridentifikasi, risiko kategori rendah paling dominan sebanyak 96 kasus, disusul risiko sedang sebanyak 56 kasus.
Copyrights © 2025