Pembelajaran yang monoton menyebabkan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini membandingkan pengaruh model pembelajaran kooperatif Make A Match dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salam. Penelitian menggunakan metode true experiment dengan dua kelas sampel yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, lalu dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan rata-rata skor kelas Make A Match (77,39) lebih tinggi dibanding TPS (70,13), dengan signifikansi 0,029 (<0,05). Kesimpulannya, terdapat perbedaan signifikan antara kedua model, di mana Make A Match lebih efektif dalam meningkatkan komunikasi matematis karena mendorong keaktifan siswa dalam kelompok.
Copyrights © 2025