Perkembangan teknologi finansial (fintech) telah mendorong tingginya penggunaan aplikasi e-wallet di Indonesia, seperti GoPay, DANA, dan OVO. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam penggunaan antarmuka fitur transaksi pada ketiga aplikasi tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan melibatkan delapan partisipan, terdiri dari empat digital native dan empat digital immigrant. Data diperoleh melalui usability testing, observasi langsung, dan wawancara semi-struktural, lalu dianalisis menggunakan metode user journey untuk memahami pengalaman pengguna dalam menyelesaikan transaksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai hambatan usability, seperti navigasi yang kurang intuitif, informasi yang tidak konsisten, serta kesulitan dalam menemukan fitur penting, terutama pada aplikasi OVO. Di sisi lain, GoPay dan DANA dinilai memiliki antarmuka yang lebih mudah diakses meskipun tetap terdapat beberapa kendala. Temuan ini memberikan gambaran tentang aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki untuk meningkatkan kemudahan penggunaan fitur transaksi pada aplikasi e-wallet.
Copyrights © 2025