Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh langsung dan tidak langsung dari kesadaran metakognitif, kemampuan berpikir logis, dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ex-post facto dengan pendekatan kausal. Sampel penelitian terdiri atas 194 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket kesadaran metakognitif, tes kemampuan berpikir logis, angket kemandirian belajar, dan tes hasil belajar matematika. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar siswa memiliki tingkat kesadaran metakognitif dan kemampuan berpikir logis pada kategori sedang, tingkat kemandirian belajar pada kategori tinggi, serta hasil belajar matematika pada kategori sedang. (2) Kesadaran metakognitif berpengaruh positif langsung terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisien sebesar 0,245. (3) Kemampuan berpikir logis berpengaruh positif langsung terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisien sebesar 0,167. (4) Kemandirian belajar berpengaruh positif langsung terhadap hasil belajar matematika siswa dengan koefisien sebesar 0,436. (5) Kesadaran metakognitif berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar matematika melalui kemandirian belajar dengan koefisien sebesar 0,476. (6) Kemampuan berpikir logis berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar matematika melalui kemandirian belajar dengan koefisien sebesar 0,221.
Copyrights © 2025