Madrasah dalam menghadapi era society 5.0 tidak boleh berdiam diri. Tantangan yang dihadapi madrasah seperti kecepatan perkembangan teknologi informatika, persaingan dunia kerja yang akan dihadapi peserta didik dalam arus globalisasi, serangan paham yang mengancam nasionalisme dan toleransi melalui berbagai media, pemanfaatan teknologi yang tidak pada tempatnya di sisi lain akan mengancam perilaku dan akhlak peserta didik. Madrasah merupakan benteng pertahanan yang harus dipersiapkan dalam menghadapi gempuran dan tantangan era society 5.0. Perkembangan zaman yang canggih harus diimbangi dengan inovasi dalam kelembagaan pendidikan dan pengajaran. Kementerian Agama RI dengan berbagai kebijakannya menyelaraskan eksistensi madrasah melalui peningkatan kualitas kelembagaan, kualitas Guru dan Tenaga Kependidikan, kualitas pelayanan melalui digitalisasi, peningkatan kualitas literasi guru dan peserta didik, peningkatan kompetensi digital, mensosialisasikan beragama secara moderat melalui pemahaman moderasi beragama, maka madrasah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional harus siap menghadapi apapun perubahan zaman. Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama RI tentang regulasi madrasah vokasi, moderasi beragama sebagai media penangkal radikalisme, pendidikan karakter bersambut dan diimplementasikan secara massif di madrasah. Dengan perubahan zaman dan kecepatan teknologi yang pesat di era 5.0 society madrasah harus bisa beradaptasi baik melalui penanaman karakter agar kemajuan teknologi yang dicapai diiringi dengan kesantunan akhlak, melalui penanaman pemahaman agama yang moderat agar era 5.0 society membawa pada peradaban rahmatallil’ālamīn bukan peradaban yang membawa kerusakan dan intoleransi, dan mempersiapkan outcome madrasah sebagai generasi yang mempunyai jiwa interpreneurship mampu bersaing di pasar global dan menciptakan dunia kerja. Maka ditengah pesatnya era digitalisasi 5.0 society madrasah berkontribusi secara komplek bagi terciptanya peradaban Islam yang rahmatallil’ālamīn
Copyrights © 2025