Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Vol. 5 No. 1 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2025)

Transformasi Pembelajaran Sejarah dengan Deep Learning Berbasis Digital untuk Gen Z

Fatmawati, Ira (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 May 2025

Abstract

Saat ini siswa sekolah sebagian besar tediri dari Anak-anak Gen Z yang tumbuh di era digital. Gen Z memiliki karakteristik unik seperti kecepatan adaptasi terhadap teknologi, ketergantungan pada media digital, dan preferensi terhadap pembelajaran yang interaktif. Kebijakan Pemerintah menerapkan pembelajaran mendalam (Deep Learning) untuk memberikan pengalaman belajar dan penciptaan lingkungan pembelajaran yang mendukung pemahaman peserta didik yang menstimulasi keterampilan berpikir tingkat tinggi dan mengaplikasi pengetahuannya dalam berbagai konteks dunia nyata. Tulisan ini berupaya menjawab bagaimana upaya untuk mengintegrasikan pembelajaran sejarah dengan deep learning berbasis digital untuk Gen Z. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi.Waktu dan tempat fleksibel sesuai kebutuhan penelititeknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, pembacaan, pencatatan, dan pengorganisasian literatur yang relevan, sedangkan teknik analisis data mencakup analisis isi, analisis kritis, dan sintesis informasi. Selama ini sejarah dianggap kurang  relevan dengan kebutuhan praktis masa depan, padahal pelajaran ini sangat penting dalam pembentukan karakter dan identitas bangsa. Guru sejarah perlu melakukan inovasi agar meningkatkan minat dan motivasi siswa dengan Pembelajaran Mendalam (deep Learning) dalam konteks pendidikan abad 21 yang menekankan pada penciptaan suasana dan proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan yang sejalan dengan karakteristik Gen Z. Integrasi deep learning dalam pembelajaran sejarah menggunakan strategi dan metode pendekatan yang sesuai dengan teknologi informasi menjadikan  materi sejarah lebih kontekstual dan hidup pada masa kini. Keberadaan guru sejarah sebagai fasilitator transformasi digital sejalan dengan peran guru sebagai aktivator, pembangun budaya, dan kolaborator sekaligus membangun pengetahuan dan keterampilan digital. Penerapan deep learning dengan digitalisasi dapat terhambatan oleh keterbatasan teknis, pedagogis dan kultural. Saran untuk mengatasi hal tersebut dapat diatasi dengan adanya ekosistem pembelajaran yang mendukung.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

mansa

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Revorma merupakan jurnal pendidikan dan pemikiran yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari – Desember). Revorma merupakan artikel hasil penelitian dalam bentuk penelitian pengembangan, kualitatif, kuantitatif, studi literatur, aplikasi teori, dan studi analisis kritis dalam bidang ...