Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akuntansi sektor publik dalam meningkatkan transparansi dan mencegah kecurangan di era digital, dengan studi kasus pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Jakarta. Di tengah perkembangan teknologi informasi, BPKD menggunakan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) untuk mendukung keterbukaan informasi dan pengawasan anggaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui website resmi SKPD DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPKD secara signifikan mampu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran serta meminimalisir potensi kecurangan. Dengan sistem digital, proses pelaporan dan pengawasan keuangan menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah diakses oleh publik.
Copyrights © 2025