Warga belajar dengan kemampuan penalaran matematis yang bagus sekali akan memiliki kecakapan memecahkan masalah/persoalan dengan baik pula. Permasalahan yang terjadi di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Amanah” yaitu warga belajar kesulitan dan kebingungan saat merubah soal cerita ke wujud model matematika serta sudah lamanya warga belajar tidak berjumpa dengan bilangan yang memiliki pangkat dan akar. Jenis riset yang dipakai ialah penelitian kualitatif deskriptif yang punya tujuan guna menjelaskan kemampuan penalaran matematis warga belajar di PKBM “Amanah” saat memecahkan soal matematika bilangan berpangkat serta akar. Subjek riset penulis merupakan warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Amanah”. Dalam menganalisis kemampuan penalaran matematis, indikator yang dipakai yakni (1) melaksanakan manipulasi matematika, (2) memaparkan penjelasan matematika secara gambar, tertulis, serta diagram, (3) memberi serta menyusun alasan pada kebenaran solusi, dan (4) menyimpulkan penjelasan secara logis. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara serta hasil tes. Analisis data yang dijalankan pada riset penulis mencakup 3 tahapan yakni reduksi data, pemaparan data, serta menyimpulkan. Berdasarkan analisis data, hasil yang diperoleh yaitu sebagian besar warga belajar sudah tergolong baik pada indikator 1 dan 2, cukup baik pada indikator 3, dan kurang pada indikator 4.
Copyrights © 2024