Penelitian ini bertujuan mengetahui akad nikah yang dilakukan di dekat jenazah yang dilakukan masyarakat di desa karangsari yang dikaji dari perspketif hukum islam terhadap tradisi yang berjalan di masyarakat. Studi memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dengan dokumentasi dan wawancara. Metode penelitian ini menganalisis data menggunakan proses klarifikasi, pemeriksaan ulang (editing) dan penarikan kesimpulan. Triangulasi data dari hasil wawancara, dokumentasi foto yang digunakan untuk memeriksa keabsahan data. hasil penelitian ini menunjukan adat pernikahan di samping jenazah bukanlah ‘urf fasid, sehingga asalkan syarat pernikahan terpenuhi dan tidak berubah, maka pernikahan itu sah menurut syariat dan dapat dibenarkan menurut hukum Islam. Hukum Islam menilai adat tersebut tidak menyalahi peraturan dalam hukum islam. Sehingga masyarakat dapat menjalakannya namun tetap dalam koridor pengaturan hukum islam yang berlaku menurut masyakarat sehingga tidak menimbulkan konflik.
Copyrights © 2025