Karies gigi merupakan masalah utama kesehatan mulut yang banyak terjadi pada anak stunting. Skor karies gigi pada anak stunting lebih tinggi karena perkembangan kelenjar saliva mengalami atrofi sehingga menyebabkan aliran saliva menurun dan akhirnya dapat meningkatkan resiko terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status karies gigi dengan Kejadian stunting di Paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian obervasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik Total Sampling yang berjumlah 50 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan α ≤ 0,05. Hasil: Hasil pengukuran stunting didapatkan bahwa 26 anak (52%) mengalami stunting. Pada anak stunting, terdapat 13 anak (59,1 %) yang memiliki status karies gigi kriteria sedang, 10 anak (100,0 %) memiliki status karies gigi kriteria tinggi , 4 anak (57,1 %) memiliki status karies gigi kriteria sangat tinggi. Hasil analisis bivariat didapatkan P value = 0, 003. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status karies gigi dengan Kejadian stunting di paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Disarankan untuk ibu atau orang tua harus memperhatikan nutrisi anak agar terhindar dari stunting, dan memenuhi asupan nutrisinya.
Copyrights © 2025