Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan filosofi, tujuan, dan implementasi penilaian antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) khususnya di PAUD Plus Puri Kencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kurikulum, terutama dalam struktur, pendekatan pembelajaran, materi, dan sistem penilaian. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Penilaian di Kurikulum Merdeka lebih berfokus pada narasi perkembangan anak melalui jurnal pembelajaran guru. Namun, adaptasi guru terhadap perubahan paradigma masih menjadi tantangan. Keterlibatan orang tua dan kolaborasi dengan pihak lain ditemukan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan yang lebih responsif di Indonesia.
Copyrights © 2023