Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reposisi tanda waqaf pada manuskrip Al-Qur’an Madura dengan menggunakan teori Al-Sajawandi dan Khalaf Al-Husaini. Manuskrip Al-Qur’an Madura memiliki karakteristik unik, termasuk dengan penggunaan tanda waqaf yang berbeda dengan standar mushaf cetakan modern. Melalui studi filologis dan analisis tekstual, penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan teori waqaf dari kedua ulama besar tersebut dalam memahami dan merekonstruksi posisi tanda waqaf dan tulisan perkata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan lapangan (field research). Sumber utama penelitian ini adalah Manuskrip mushaf Al-Qur’an milik PP Sumber Anyar dan Al-Qur’an Kementrian Agama. Dengan fokus analisis surah al Jumu’ah, hasil penelitian menunjukkan ada banyak sekali perbedaan signifikan antara tanda waqaf pada manuskrip Al-Qur’an Madura dengan mushaf standar. Perbedaan ini mencerminkan kekayaan intelektual bangsa serta memberikan wawasan baru untuk pelestarian dan pengelolaan warisan budaya lokal.
Copyrights © 2025