Rendahnya kemampuan memahami konsep matematika siswa selama proses pembelajaran berlangsung dan siswa tampak belum aktif dalam pembelajaran matematika merupakan yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Group Only Design. Sampel diambil dengan cara random sampling dimana populasi penelitian ini seluruh siswa kelas IX MTsN 13 Pesisir Selatan. Sampel penelitian yang didapat adalah IX.4 sebagai kelas eksperimen dan IX.5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes akhir dengan soal esai. Hipotesis dilakukan dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh = 1,96 dan = 1,67. Karena , maka tolak pada taraf α = 0,05. Sehingga, disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning lebih baik dari kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional di kelas IX MTsN 13 Pesisir Selatan.
Copyrights © 2025