Perceraian orang tua dapat berdampak signifikan terhadap adaptasi sosial anak usia dini, khususnya dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses adaptasi sosial anak usia 4-5 tahun pasca perceraian orang tua dan dampaknya terhadap proses belajar di PAUD. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara dengan orang tua, guru, serta observasi langsung terhadap anak di PAUD Al Yusro desa Moyot Kabupaten Lombok Timur NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami perceraian cenderung mengalami kecemasan, menarik diri dari interaksi sosial, serta mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi saat belajar. Namun, dukungan emosional yang kuat dari orang tua, guru, dan lingkungan sekolah dapat membantu anak menyesuaikan diri dan tetap berkembang secara optimal. Oleh karena itu, peran PAUD sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung adaptasi sosial anak pasca perceraian orang tua
Copyrights © 2025