Tradisi Mendhak Sepisan adalah tradisi peringatan satu tahun orang meninggal. Tradisi ini memiliki makna untuk mengingatkan bahwa semua yang bernyawa akan merasakan mati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana teknik pengumpulan data diperoleh melalui dua sumber, yaitu data lapangan dan data sekunder. Data lapangan ini diperoleh melalui wawancara kepada masyarakat Desa Sedayu dan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang terkait dengan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk tradisi mendhak sepisan di Desa Sedayu dan bagaimana masyarakat Desa Sedayu memaknai tradisi ini. Kemudian dari penelitian ini ditemukan bahwa bentuk dari tradisi mendhak sepisan ini adalah mengirim doa untuk orang tua atau kerabat yang telah meninggal. Makna dari adanya tradisi mendhak sepisan ini adalah menjadi pengingat akan datangnya kematian yang akan dihadapi oleh seluruh umat manusia di dunia. Selain itu tradisi mendhak sepisan ini juga memiliki makna untuk menghormati setiap tanggal atau hari kematian dari orang tua atau kerabat yang telah meninggal.
Copyrights © 2023