Penelitian ini bertujuan untuk memastikan dan menguji dampak dari pengajaran etika dalam lingkungan keluarga dan interaksi dengan teman sebaya terhadap kecerdasan emosional siswa sekolah menengah pertama di seluruh Distrik Japara. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah kuantitatif, yang melibatkan survei untuk mengevaluasi dugaan yang telah dirumuskan. Partisipan penelitian meliputi siswa yang terdaftar di sekolah menengah pertama di seluruh Distrik Japara, yang berjumlah total 91 orang. Prosedur pengambilan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel acak. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan survei kepada responden. Alat ukur yang digunakan awalnya telah divalidasi melalui metode Product Moment dan reliabilitasnya dinilai menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Validasi hipotesis melibatkan pemanfaatan analisis regresi. Temuan menunjukkan bahwa: (1) pendidikan moral dalam konteks keluarga memberikan pengaruh yang baik pada kecerdasan emosional siswa, (2) interaksi dengan teman sebaya memengaruhi kecerdasan emosional siswa secara positif, (3) penggabungan pendidikan moral dalam lingkungan keluarga dan interaksi dengan teman sebaya menunjukkan dampak yang konstruktif pada kecerdasan emosional siswa.
Copyrights © 2025