Sebagai landasan dalam bertindak, etika politik sudah seharusnya diterapkan oleh pemerintah dalam semua kebijakan yang diambil. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan unggulan yang diusung oleh Presiden ke-8 Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, sebagai upaya penanganan stunting dan peningkatan gizi anak usia sekolah. Artikel ini akan menganalisis kebijakan program MBG melalui perspektif etika politik berbasis nilai-nilai Pancasila, dengan metode kajian literatur dan analisis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prinsip, program ini selaras dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya keadilan sosial, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan Indonesia. Namun, tantangan seperti 17 kasus keracunan makanan, distribusi dana yang timpang, dan minimnya transparansi menunjukkan pelanggaran terhadap sila kemanusiaan dan kerakyatan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengawasan keamanan pangan oleh BPOM, platform digital untuk transparansi, dan dewan pengawas komunitas untuk partisipasi masyarakat. penguatan mekanisme pengawasan dan partisipasi masyarakat untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan sesuai tujuan awalnya.
Copyrights © 2025