Cerita rakyat merupakan ekspresi budaya masyarakat diwariskan secara lisan disampaikan melalui tuturan berkembang dari mulut ke mulut. Pada era sekarang cerita rakyat Rambah sudah tidak diminati masyarakat dan generasi muda hal itu disebabkan oleh pengaruh zaman dan teknologi yang semakin canggih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengetahui dan memahami identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengambil teori nilai budaya yang dikemukakan oleh Sutan Takdir Alisjahbana, terdapat hasil analisis data penelitian nilai budaya tersebut sebanyak 28 data kutipan. Teori/ ilmu dan pengetahuan sebanyak 2 kutipan, Nilai Ekonomi 3, Nilai Agama 7 kutipan , Nilai Seni 8 kutipan, Nilai Kuasa 3 kutipan, Nilai Solidaritas 5 kutipan. Nilai budaya yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini yaitu nilai seni, sebagai ruang masyarakat Rambah untuk mengekspresikan perasaan, emosi dan pandangan hidup.
Copyrights © 2025