Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman pengguna media sosial dari Generasi Milenial dan Generasi Z dalam memaknai perubahan sosial di era digital, khususnya di Kota Medan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh minimalnya kajian mendalam mengenai bagaimana generasi muda memaknai fenomena sosial melalui media sosial dalam konteks lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 10 partisipan aktif media sosial dari kedua generasi tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus (FGD), kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting sebagai media refleksi dan negosiasi identitas sosial, dengan Generasi Z lebih dipengaruhi oleh konten digital dan influencer, sementara Generasi Milenial cenderung lebih kritis dan reflektif terhadap perubahan sosial. Temuan ini juga mengungkap dampak media sosial terhadap budaya, perilaku sosial, dan pola konsumsi generasi muda, serta tantangan seperti tekanan sosial dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi komunikasi sosial yang relevan dan efektif bagi generasi muda di Kota Medan.
Copyrights © 2025