Minyak jelantah merupakan limbah minyak goreng yang telah mengalami penurunan kualitas akibat pemanasan berulang-ulang sehingga menghasilkan senyawa hasil degradasi seperti asam lemak bebas dan hasil oksidasi yang dapat membahayakan kesehatan dan mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas minyak jelantah melalui proses pemurnian dengan karbon aktif dari kulit buah aren yang dikalsinasi selama 30, 45, dan 60 menit dan diaktivasi menggunakan NaOH yang dikombinasikan dengan bleaching earth sebagai adsorben tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemurnian dengan karbon aktif selama 60 menit memberikan hasil yang paling optimal, dengan penurunan bilangan asam dari 13,23 mg KOH/g menjadi 5,28 mg KOH/g, peningkatan bilangan penyabunan dari 33,16 mg KOH/g menjadi 69,49 mg KOH/g, dan penurunan kadar air dari 0,34% menjadi 0,24%. Spektrum FTIR menunjukkan penurunan intensitas puncak karbonil (C=O), yang mengindikasikan adanya penurunan senyawa degradasi dalam minyak. Dengan demikian, kombinasi karbon aktif dan bleaching earth terbukti efektif dalam meningkatkan kemurnian dan stabilitas minyak jelantah, sehingga lebih layak untuk digunakan kembali dan memiliki potensi manfaat ekonomi dan lingkungan.
Copyrights © 2025