Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok manusia sebagai media penggorengan yang dapat membantu meningkatkan nilai gizi makanan. Minyak goreng yang digunakan secara berulang-ulang berbahaya bagi kesehatan manusia karena terjadi kerusakan pada minyak akibat oksidasi, hidrolisis dan polimerisasi dan minyak jelantah juga memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan. Adsorben yang digunakan dalam penjernihan minyak jelantah berupa karbon aktif dari pemanfaatan limbah berupa sabut pinang karena harganya yang ekonomis dan memiliki kandungan selulosa yang tinggi sehingga cocok digunakan sebagai karbon aktif. pada penelitian ini karbon aktif dikombinasikan dengan bleaching earth dalam penjernihan minyak jelantah. Bleaching earth dapat membantu menyerap zat-zat yang tidak diperlukan dari minyak jelantah sehingga dapat digunakan dalam penjernihan minyak jelantah. Beberapa pengujian dilakukan pada minyak jelantah dan minyak sulingan. karbon aktif dari sabut pinang dan bleaching earth dalam menjernihkan minyak jelantah menghasilkan densitas 0,94676 gr/mL, bilangan asam yang dihasilkan 4,99381 mgKOH/g, bilangan penyabunan 37,26972 mgKOH/g, kadar air 0,0049 %.
Copyrights © 2025