Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kebijakan pendidikan daerah di Kota Pariaman melalui pendekatan ekonomi politik. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketidaksesuaian antara tujuan ideal kebijakan pendidikan dengan praktik implementatif di lapangan, yang dipengaruhi oleh kepentingan politik, ketimpangan akses, dan keterbatasan kapasitas aktor lokal. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap berbagai sumber ilmiah dan dokumen kebijakan periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan daerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan dan partisipasi, serta masih dipengaruhi oleh relasi kuasa antara negara, pasar, dan masyarakat sipil. Peran guru sebagai agen transformasi belum optimal akibat keterbatasan dukungan sistemik. Simpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya penguatan tata kelola pendidikan berbasis lokal serta komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025