Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang baru dalam transformasi pelayanan publik di sektor pemerintahan. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi manfaat AI dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor pemerintahan dalam melakukan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka atau literature study untuk pengumpulan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu mengotomatisasi proses administratif, serta meningkatkan kualitas interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Di Indonesia, penerapan AI mulai terlihat dalam penggunaan chatbot, sistem perizinan digital, serta pengelolaan data kependudukan. Namun, implementasi ini masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi aparatur, dan belum adanya regulasi khusus yang mengatur penggunaan AI secara etis. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pengembang teknologi, dan masyarakat menjadi penting dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Kajian ini memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi penerapan AI dalam pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Copyrights © 2025