Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat academic burnout pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Esa Unggul serta melihat perbedaan burnout berdasarkan demografi, khususnya semester. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengambilan sampel disproportionate stratified random sampling, melibatkan 230 responden dari program studi Manajemen dan Akuntansi. Instrumen yang digunakan adalah skala Maslach Burnout Inventory-Student Survey. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (66,5%) berada pada tingkat academic burnout tinggi. Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam burnout berdasarkan jenis kelamin dan program studi. Namun, ditemukan perbedaan signifikan antar semester, terutama antara semester 2 dan semester 8, di mana mahasiswa semester akhir mengalami tingkat burnout lebih tinggi akibat tekanan akademik seperti skripsi dan tuntutan kelulusan. Hasil ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap faktor situasional yang berkontribusi terhadap burnout pada mahasiswa.
Copyrights © 2025