Penelitian ini mengkaji implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Negeri 3 Banyuning dengan menekankan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam proses tersebut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana kepala sekolah mengimplementasikan MBS melalui gaya kepemimpinan yang demokratis dan transformasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan studi dokumen sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berhasil mengombinasikan gaya kepemimpinan demokratis (dengan melibatkan guru dan komite dalam pengambilan keputusan) dan transformasional (membangun visi bersama) dalam pengelolaan kurikulum, administrasi, dan kegiatan siswa secara partisipatif. Meskipun terdapat tantangan berupa miskomunikasi dan beban kerja berlebih, kepala sekolah berhasil mengatasinya melalui delegasi tugas dan rapat koordinasi rutin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kolaboratif menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi MBS, namun masih memerlukan penguatan sistem pendukung yang lebih efektif.
Copyrights © 2025