Generasi muda Tionghoa di Indonesia saat ini menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya mereka. Faktor-faktor seperti globalisasi, urbanisasi, dan perubahan gaya hidup yang cepat telah memperkenalkan nilai-nilai baru yang seringkali bertentangan dengan tradisi Tionghoa. Selain itu, kebijakan Orde Baru yang membatasi praktik budaya Tionghoa turut berkontribusi pada kesulitan generasi muda dalam memahami warisan budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi yang menyebabkan penurunan pemahaman budaya Tionghoa di kalangan generasi muda serta mengeksplorasi peran keluarga, komunitas, dan pendidikan dalam melestarikan tradisi dan nilai-nilai tersebut. Pendekatan campuran (mixed-method) yang digunakan dalam penelitian ini mencakup metode kuantitatif melalui survei dan kualitatif melalui observasi serta wawancara mendalam di komunitas, sekolah, dan lingkungan keluarga. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan solusi praktis untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi generasi muda Tionghoa terhadap warisan budaya mereka, termasuk melalui pengembangan fasilitas pembelajaran yang dapat diakses di rumah, sekolah, dan komunitas.
Copyrights © 2025