Rendahnya kemampuan literasi siswa sekolah dasar di Indonesia menuntut adanya transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kontekstual dan bermakna. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis efektivitas pendekatan literasi kontekstual dalam bingkai Kurikulum Merdeka sebagai upaya peningkatan kualitas literasi dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelusuran dan analisis terhadap 10 sumber jurnal nasional terakreditasi yang terbit antara tahun 2022 hingga 2025. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan implikasi pedagogis dari pendekatan literasi kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi berbasis konteks mampu meningkatkan keterlibatan belajar, motivasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa, terutama ketika diintegrasikan dengan teks lokal, kegiatan reflektif, dan model pembelajaran berbasis proyek. Namun, keterbatasan bahan ajar kontekstual dan kurangnya pelatihan guru menjadi hambatan dalam implementasinya. Studi ini menyimpulkan bahwa literasi kontekstual merupakan pendekatan yang relevan dan memberdayakan dalam konteks pendidikan dasar, serta mendorong perlunya penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjangnya.
Copyrights © 2025