Kurikulum merupakan bagian penting dari sistem pendidikan karena berfungsi sebagai salah satu unsur yang menentukan tercapainya suatu tujuan. Begitu pula kurikulum pendidikan agama Islam (PAI) sangat penting dalam berbagai proses pendidikan untuk mencapai tujuan dan arah pendidikan Islam. Berdasarkan syariat Islam, pendidikan Islam bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki manusia. Akan tetapi, kurikulum PAI masih banyak menghadapi berbagai permasalahan. Permasalahan tersebut antara lain model pembelajaran yang dogmatis, masih banyaknya repositori dan tumpang tindih, serta konsep-konsep keagamaan yang diajarkan kurang relevan dengan dunia modern. Untuk itu, sangat penting bagi para pendidik dan seluruh tenaga kependidikan untuk benar-benar memahami kurikulum dan mampu mengembangkannya. Diperlukan metode tertentu dalam menyusun kurikulum pendidikan agama Islam (PAI). Metode ini diperlukan agar kurikulum dapat mengantarkan peserta didik ke arah transformasi yang diinginkan. Pendidik dapat memilih berbagai pendekatan yang sesuai dengan rencana pembelajarannya, tentunya dengan mempertimbangkan karakteristik pendidikan agama Islam. Ada empat pendekatan yang dapat digunakan untuk menyusun kurikulum, yaitu pendekatan akademis, humanistik, teknologis, dan rekonstruksi sosial. Kurikulum ini dapat digunakan oleh guru PAI dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Copyrights © 2025