Penelitian ini menganalisis implementasi program 5 menit membaca dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III di SDN Ngaliyan 02 Semarang. Program dilaksanakan setiap hari sebelum pulang sekolah dengan strategi membaca bergiliran dan pendekatan pengenalan huruf tanpa mengeja. Metode penelitian menggunakan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan program ini efektif meningkatkan kelancaran membaca siswa, mengurangi rasa takut membaca di depan kelas, dan membantu pemahaman materi pembelajaran. Meskipun terdapat tantangan seperti siswa yang sulit berkonsentrasi dan kurang memahami tanda baca, dampak positif program terlihat signifikan dalam membangun budaya literasi dan kepercayaan diri siswa. Sebagai tindak lanjut, sekolah akan mengoptimalkan pojok baca untuk mendukung keberlangsungan program literasi.
Copyrights © 2025