Kepercayaan diri merupakan elemen penting dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Individu yang percaya pada kemampuannya sendiri cenderung lebih mudah mencapai tujuan dan sukses dalam berbagai bidang kehidupan. Oleh sebab itu, membangun rasa percaya diri sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter anak. Tari kreasi adalah bentuk pengembangan dari tari tradisional yang dimodifikasi secara kreatif oleh seniman agar lebih inovatif dan sesuai dengan konteks masa kini. Karena rendahnya kepercayaan diri anak, terutama dalam kegiatan tari di RA Al-Kamal di mana anak-anak tampak tidak yakin pada diri sendiri, malu tampil di depan umum, dan kurang memiliki sikap positif maka diperlukan penerapan tari kreasi. Hasil observasi di Raudhatul Athfal Al-Kamal (RA Al-Kamal) menunjukkan bahwa metode yang digunakan masih bersifat imitasi, di mana guru hanya mencontohkan gerakan tari untuk diikuti anak. Dengan melibatkan tari kreasi, diharapkan anak-anak dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Adapun Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kali ini yaitu deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan aktivitas, hasil belajar, dan reaksi anak selama penerapan pembelajaran tari kreasi. Berdasarkan proses implementasi yang dilakukan peneliti melalui kegiatan tari kreasi, dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri anak-anak di RA Al-Kamal mengalami peningkatan setelah metode ini diterapkan. Anak-anak menunjukkan adanya dorongan dari dalam diri mereka untuk ikut serta dalam kegiatan tari tanpa merasa terpaksa.
Copyrights © 2025