Penelitian ini mengkaji dinamika nilai-nilai tradisional dan modern dalam praktik pernikahan masyarakat Batak Toba sebagai refleksi perubahan sosial budaya di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini menelusuri bagaimana generasi muda Batak Toba menavigasi ketegangan antara nilai adat yang diwariskan turun-temurun dan tuntutan modernitas, khususnya dalam konteks pernikahan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran nilai dari yang kolektif dan sakral menuju ke arah individualistik dan egaliter, di mana proses adat disederhanakan tanpa menghilangkan esensi penghormatan budaya. Gerakan sosial berbasis komunitas dan interaksi antargenerasi memainkan peran penting dalam negosiasi nilai tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pernikahan Batak Toba saat ini merupakan bentuk sintesis kreatif antara tradisi dan modernitas yang terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas kulturalnya. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman transformasi budaya dalam masyarakat multikultural Indonesia.
Copyrights © 2025