Pendidikan vokasi menghadapi tantangan besar di era Industri 4.0 dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan industri. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi dan optimalisasi model pembelajaran Teaching Factory di SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipan, wawancara informal, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teaching Factory telah diimplementasikan melalui dua unit unggulan yaitu Center Islamic Bank untuk program Perbankan Syariah dan Centertech untuk program Teknik Komputer dan Jaringan. Implementasi ini didukung oleh beberapa mitra strategis yang telah menyediakan infrastruktur, pelatihan, dan standar kerja industri. Teaching Factory terbukti efektif meningkatkan kesiapan kerja siswa, mengembangkan keterampilan teknis dan profesional, serta menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teoritis dengan praktik industri nyata.
Copyrights © 2025