Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat stres akademik pada mahasiswa yang menjalani perkuliahan sambil bekerja di Fakultas Teknik Industri Universitas Esa Unggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan Teknik purposive sampling terhadap 117 responden. Instrument pengambilan data menggunkan Accademic Stres Inventory yang dimodifikasi berdasarkan teori Lin & Chen (2009), mencakup tujuh faktor stres akademik. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas mahasiswa (68%) berada pada kategori stres akademik sedang, (30%) dalam kategori tinggi, dan hanya (2%) dalam kategori rendah. Analisis data menunjukan terdapat signifikan tingkat stres akademik berdasarkan jenis kelmin, namun tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan IPK, jumlah SKS, maupun jenis pekerjaan. Faktor penyumbang stres tertinggi adalah stres akibat ujian, diikuti stres dalam belajar kelompok dan manajemen waktu. Penelitian ini menunjukan pentingnya perhatian terhadao keseimbangan beban akademik dan pekerjaan pada mahaisswa yang bekerja sambil kuliah.
Copyrights © 2025