Anak usia dini merupakan fase perkembangan pesat yang dikenal sebagai periode emas (golden age). Pada masa ini, stimulasi lingkungan menjadi faktor penentu keberhasilan perkembangan anak secara holistik, meliputi aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, nilai agama-moral, dan motorik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menstimulasi perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap penelitian relevan terbitan 2015–2024. Hasil telaah menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berkontribusi melalui pola asuh dan interaksi komunikatif; sekolah melalui pembelajaran berbasis bermain dan dukungan guru; serta masyarakat melalui ruang bermain, interaksi sosial, dan nilai budaya. Sinergi ketiga lingkungan ini terbukti menjadi kunci dalam optimalisasi perkembangan anak secara menyeluruh. Artikel ini merekomendasikan penguatan kolaborasi orang tua, pendidik, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ramah anak yang mendukung perkembangan holistik.
Copyrights © 2025