Penelitian ini membahas konsep integrasi antara agama dan sains menurut pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas, seorang tokoh terkemuka dalam dunia pendidikan Islam. Dalam konteks modern yang cenderung memisahkan antara keilmuan empiris dan keimanan, al-Attas mengajukan pendekatan Islamisasi ilmu sebagai solusi terhadap krisis epistemologis yang ditimbulkan oleh dominasi paradigma barat. Penelitian ini mengungkap bagaimana al-Attas menolak dikotomi antara agama dan sains dengan menekankan pentingnya penyelarasan ilmu pengetahuan dengan pandangan hidup Islam (Islamic worldview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi yang ditawarkan al-Attas bertumpu pada landasan tauhid, penggunaan epistemologi Islam, serta proses verifikasi terhadap elemen-elemen asing dari ilmu pengetahuan modern yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2025