Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap lebih unggul aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dengan paradigma pembelajaran Probing Prompting dibandingkan pembelajaran ekspositori. Penilaian hasil belajar dengan tujuh soal dan lembar observasi merupakan instrument yang digunakan. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antar kelompok, data dianalisis dengan uji-t dan temuan lembar observasi yang diolah menggunakan persentase merupakan metode analisis data yang digunakan. Mengamati aktivitas belajar siswa menghasilkan data yang menunjukkan kriteria aktif dengan rata-rata 74,76%. Selain itu, uji-t yang diperoleh digunakan untuk menganalisis hasil belajar siswa. Karena H0 ditolak, maka thitung=5,35 dan ttabel=1,67, yang berarti thitung>ttabel. Apabila Pvalue pengujian software SPSS sebesar 0,000 berarti Pvalue kurang dari a maka H0 juga ditolak. Dengan menerapkan model pembelajaran Probing Prompting dapat ditentukan aktivitas belajar siswa termasuk dalam tipe B yang mempunyai kriteria aktif. Selain itu, pada kelas VIII SMP N Gunuang Kecamatan Omeh, siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran Probing Prompting mengungguli siswa yang mengikuti pembelajaran ekspositori matematika.
Copyrights © 2025