Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan miskonsepsi siswa sekolah dasar terhadap konsep metamorfosis. Miskonsepsi merupakan hambatan dalam memahami konsep ilmiah secara benar, sehingga perlu diungkap secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Instrumen yang digunakan adalah tes diagnostik empat tingkat yang dirancang untuk mengungkap pemahaman konseptual dan alasan berpikir siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas III dari salah satu sekolah dasar di Kabupaten Kudus. Hasil analisis menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami miskonsepsi, terutama pada tahap metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Instrumen empat tingkat dapat mengidentifikasi tingkat keyakinan dan pola berpikir siswa secara lebih rinci. Penelitian ini menyimpulkan bahwa miskonsepsi masih banyak ditemukan dan guru perlu memberikan pembelajaran yang lebih kontekstual dan membangun pemahaman konseptual yang benar.
Copyrights © 2025