Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberloafing terhadap keterlibatan kerja pegawai di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan teknik total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat cyberloafing berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata sebesar 2,62 dan TCR mencapai 65,50%. Di sisi lain, keterlibatan kerja juga berada pada kategori sedang, dengan skor rata-rata 3,03 dan TCR sebesar 75,72%. Diketahui bahwa cyberloafing memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap keterlibatan kerja, yang ditunjukkan melalui persamaan regresi Y = 45,961 – 0,264X, serta koefisien korelasi sebesar 0,475, yang mengindikasikan adanya hubungan sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar 21,7%, dan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05.
Copyrights © 2025