Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pengembangan e-modul matematika berbasis STEAM pada siswa SMP guna menambah sumber bahan ajar yang terbatas dan meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method). Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket dan dokumen hasil belajar siswa, kemudian data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara guru matematika dan observasi proses pembelajaran. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kebutuhan dan hasil belajar siswa, sementara data kualitatif digunakan untuk memperjelas dan memperdalam temuan kuantitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa merasa kesulitan dalam proses pembelajaran matematika, dengan 79,1% siswa memperoleh hasil belajar dalam kategori sedang (nilai antara 60-74). Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa 63,33% siswa menyatakan mengalami kesulitan belajar matematika, 100% siswa menyatakan guru dominan menggunakan metode ceramah. Sebanyak 90% siswa setuju dengan pengembangan e-modul berbasis STEAM, dan 83,33% tertarik untuk belajar menggunakan media tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan e-modul matematika yang berbasis STEAM pada siswa kelas VII. Pengembangan e-modul ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam mendorong kemandirian belajar siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta mengembangkan kreativitas siswa.
Copyrights © 2025